Rabu, 13 Agustus 2014

Gunung Slamet Meletus Status Siaga

Gunung Slamet Meletus Status Siaga
Gunung Slamet Meletus Status Siaga
Orang-orang yg ada di 5 kabupaten di Jawa Tengah, disuruh hati-hati penambahan kesibukan Gunung Slamet. Sampai hari ini, Rabu 13 Agustus 2014, sudah berlangsung gempa tektonik berbentuk letusan sejumlah enam kali per jam.

Balai Penyelidikan serta Pengembangan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPTKG) Kementerian Daya Sumber Daya Mineral juga sudah mengambil keputusan status Siaga untuk Gunung Slamet ketika jam 10.00 WIB, Selasa 12 Agustus 2014. Orang-orang di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Tegal, Pemalang, serta Brebes disuruh tak melakukan aktivitas pada radius 4 km.

Kepala Pos Penilaian Gunung Api (PPGA) Desa Gambuhan kabupaten Pemalang, Sudrajat menyampaikan, gempa letusan berbentuk semburan gas dr perut gunung serta kerikil. Rata-rata gempa letusan sejumlah 30 kali per enam jam.

Pagi tadi, waktu cuaca gunung tak berkabut tampak terang gempa letusan.

Ia memberikan, tanda-tanda visual gunung sebelum saat diputuskan Siaga di Selasa tempo hari, tampak ada luncuran lava pijar bersinar ada di samping arah barat lereng gunung dgn panjang sinar yg diprediksikan 1.000-1.500 mtr..

Untuk menghadapi jatuhnya korban jiwa, PPGA meminta warga di 5 lokasi di dari tak ada di lereng gunung. Bila terus nekat melakukan aktivitas, kita cemas warga terserang efek letusan gempa Gunung Slamet.

Diluar itu, ia serta memperingatkan di pendaki yg umum menyerbu gunung ini untuk merayakan HUT RI di 17 Agustus. Ia meminta, beberapa pendaki mengurungkan kemauan mereka untuk selagi saat.

"Jalur pendakian kita imbau supaya ditutup selagi saat, serta pendaki anyar melakukan aktivitas sesudah status gunung betul-betul balik normal.